Jurus Jitu Menjadi Writerpreneur

Bersama dengan Pegiat PENA di IAI Bunga Bangsa Cirebon
Bersama dengan Pegiat PENA di IAI Bunga Bangsa Cirebon

BEBERAPA tahun terakhir, menjadi writerpreneur adalah ambisi sekaligus keingingan tak sedikit orang. Bukan saja penulis ternama, bahkan kaula muda yang baru menkmati “berkah” teknologi pun ingin menimba “berkah” dunia writerpreneur.

Oke, apapun latar belakang Anda, apalagi Anda adalah seseorang dengan latar belakang pendidikan yang memadai dan memiliki pengetahuan serta ambisi aktualisasi diri yang kuat, menulis secara lepas adalah satu alternatif yang sangat menjanjikan. Ya, menjadi writerpreneur. Maknanya, Anda mesti mampu mengolah kemampuan Anda dan memanfaatkannya untuk meraih keuntungan yang lebih besar dari sekadar mendapatkan royalty dari karya tulis Anda. Anda bisa menciptakan jasa-jasa derivate yang memberikan value yang lebih tinggi bagi konsumen atau jaringan Anda, atau pengguna jasa Anda. Dan hal ini yang akan membedakan seorang penulis biasa dengan seorang writerpreneur.

Terlebih lagi jika Anda berbakat dalam bidang tulis menulis, Anda tidak perlu khawatir karena sekarang ini banyak sekali media massa di mana Anda dapat mencurahkan ide-ide Anda dan mendapatkan penghasilan yang lumayan. Menulis bisa dilakukan di rumah di antara sela-sela kegiatan harian Anda sehingga tidak banyak waktu yang harus Anda korbankan demi usaha ini.

writerpreneur-KADIRDiantara jurus jitu yang dapat Anda gunakan dalam mengemban sebagai writerpreneur, PERTAMA, JURUS PERSIAPAN. Pada jurus ini, Anda perlu memperhatikan beberapa hal, pertama, Anda mesti memiliki sarana penunjang, misalnya, laptop, komputer atau serupanya. Dengan sarana semacam itu, Anda menulis akan lebih baik dan praktis. Kalau Anda belum memiliki laptop dan komputer, Anda bisa meminjam ke teman Anda. Atau Anda juga bisa ke rental komputer. Alternatif terakhir, meski terasa membuang tenaga dan waktu, ialah Anda bisa menulis semua tulisan Anda dengan tangan di buku tulis atau kertas kemudian menyerahkannya ke petugas rental agar mengetikkannya untuk Anda.

Kedua, dapatkan ide untuk dijadikan cerpen dan artikel. Proses mencari dan menemukan ide yang bagus untuk Anda tuangkan menjadi sebuah tulisan baik itu cerpen atau artikel bisa sangat panjang, terutama jika Anda seorang pemula dengan jam terbang yang sangat terbatas. Namun, berita baiknya, semakin Anda membuka wawasan dengan membaca, semakin mudah Anda menemukan inspirasi untuk menulis.

Ketiga, usahakan memiliki sambungan internet. Jika tidak memungkinkan, Anda bisa temukan warnet. Selain buku, internet sekarang ini merupakan jendela dunia. Dalam internet, Anda dapat temukan berbagai macam informasi yang termutakhirkan setiap detik. Di samping itu, banyak korespondensi yang dapat seorang penulis lakukan dengan internet, misalnya saat Anda harus mengirimkan naskah. Mungkin Anda bisa memanfaatkan jasa pos, tetapi penggunaan email akan sangat berguna jika waktu yang Anda miliki sudah sangat terbatas.

Keempat, asah keahlian menulis Anda. Seorang penulis andal pun harus tetap mengasah kemampuannya terus menerus karena menulis ibarat sebuah pisau yang tumpul jika dibiarkan tergeletak tidak digunakan. Kelima, alokasikan waktu untuk menulis. Pastikan Anda mempunyai waktu yang cukup untuk menulis setiap harinya. Proses menuangkan ide ke dalam tulisan bisa memakan waktu berjam-jam.

Keenam, ciptakan sebuah ruang kerja yang tenang. Menulis bukan kegiatan publik seperti bercakap-cakap atau diskusi. Menulis layaknya sebuah meditasi intelektual yang membutuhkan konsentrasi penuh. Dan konsentrasi itu hanya dapat diperoleh saat Anda sendirian.

menulisKEDUA, JURUS REALISASI. Pada jurus ini Anda perlu memperhatikan beberapa hal, pertama, carilah media massa seperti majalah atau tabloid yang menerima kontribusi tulisan dari pembaca. Setelah menemukan, Anda baca media tersebut agar benar-benar meresapi gaya penulisan yang dikehendaki redaksi. Dengan begitu, peluang artikel atau cerpen Anda untuk lolos dan diterbitkan semakin besar. Akan lebih baik jika menulis dengan tema yang Anda sukai atau tema yang telah familiar bagi Anda.

Kedua, menulis cerpen atau artikel yang sesuai dengan tema dan selera pembaca. Ketahui siapa audiens Anda sehingga Anda tidak salah memilih gaya penulisan. Jika Anda berniat menulis artikel bertema dunia anak, otomatis Anda harus menyesuaikan dengan para pembaca.

Ketiga, karena persaingan dan proses penyaringan yang ketat, besar kemungkinan tulisan Anda tidak diterbitkan saat pertama kali Anda menulis, terutama jika Anda pemula. Namun, itu bukan alasan untuk berhenti berusaha dan mengirimkan naskah. Tetaplah menulis dengan terus mengadakan perbaikan-perbaikan. Keempat, berpartisipasilah dalam sebuah perkumpulan menulis.

KETIGA, JURUS MARKETING. Pada jurus ini Anda perlu memperhatikan beberapa hal, pertama, miliki sebuah blog atau situs pribadi. Akhir-akhir ini banyak penulis yang memasarkan keahlian mereka dengan cara online. Anda dapat memajang semua tulisan terbaik Anda di halaman blog Anda. Dan alangkah baiknya jika Anda jelaskan pula siapa Anda (dalam halaman web yang biasanya berjudul “About Me” atau “Tentang Saya”) dan bagaimana menghubungi Anda jika seseorang membutuhkan penulis.

Kedua, ikut serta dalam kegiatan jejaring sosial. Tentu Anda harus memilih cara berjejaring sosial yang sesuai dengan tujuan Anda, yaitu memasarkan keahlian menulis Anda. Perbanyak jaringan dengan sesama penulis, terutama yang lebih dahulu terjun. Selain dapat bertukar pengalaman, Anda juga mendapatkan ide-ide kritik serta masukan dalam menjalankan usaha ini.

Ketiga, teruslah mengirim karya ke berbagai media yang sesuai target Anda. Lampirkan pula biodata dan bagaimana Anda bisa dihubungi.

KEEMPAT, JURUS MEMAHAMI TANTANGAN. Pada jurus ini Anda perlu memahami beberapa hal, pertama, untuk pemula, keinginan menulis kurang stabil. Kadang sangat menggebu-gebu, kadang tenggelam sama sekali. Di sini Anda mesti mampu menyeimbangkan diri dengan beberapa macam hal. Misalnya, relaksasi, jalan santai, berkunjung ke toko buku, atau bisa juga meminjam buku ke perpustakaan.

Kedua, alokasi waktu khusus untuk menulis sangat sempit. Untuk Anda yang memiliki banyak aktivitas di luar rumah, waktu yang tepat untuk menulis sangat sedikit dan jika ada waktu senggang lebih tergoda untuk melakukan kegiatan yang lebih santai daripada menulis. Nah, pada kondisi demikian, Anda mesti menjadwalkan secara khusus, kapan saja Anda mesti menulis. Misalnya, jam 2 pagi, atau sesuaikan dengan selera Anda.

Ketiga, mungkin Anda tak kenal menyerah dalam mengirim artikel atau cerpen, tetapi Anda terus saja mengirimkan. Tidak ada yang salah dengan semangat yang tinggi, namun akan lebih baik jika semangat tersebut disertai dengan strategi dan taktik yang jitu agar tulisan Anda lolos dan diterbitkan. Sederhana saja, silakan pahami media yang Anda tuju dari berbagai aspeknya. Misalnya, visi-misinya, tren tulisannya hingga karya tulis yang pernah dipublikasikannya.

Saya sendiri sedang mencoba mengamalkan sekaligus menikmati hasil dari apa yang saya bahas dalam tulisan ini. Mudah-mudahan Anda terinspirasi dan tulisan ini bisa membantu sekaligus bermanfaat bagi Anda. Terutama sebagai penyemangat Anda dalam mewujudkan impian Anda menjadi writerpreneur yang sukses dan bermanfaat banyak bagi banyak orang, terutama bagi orang-orang yang Anda cintai (keluarga besar, sahabat) dan para pembaca setia karya Anda. Selamat mencoba! [Oleh: Syamsudin Kadir—Direktur Eksekutif Penerbit Mitra Pemuda, Penulis buku “Membangun Pendidikan dan Bangsa yang Beradab” (Maret 2016), Pegiat PENA di IAI Bunga Bangsa Cirebon-Jawa Barat]

Sumber:
https://mitrapemuda.wordpress.com/2016/04/24/jurus-jitu-menjadi-writerpreneur/

2 thoughts on “Jurus Jitu Menjadi Writerpreneur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s