Arsip | 17:08

Presiden Baru untuk Indonesia Baru

28 Agu
Presiden Baru_n

Tulisanku di Kolom Wacana Radar Cirebon, Selasa 26 Agustus 2014 “Presiden Baru untuk Indonesia Baru”

ADIGIUM yang menyatakan bahwa tahun 2014 adalah tahun politik benar-benar faktual. Pada rentan waktu itulah Indonesia menyelesaikan agenda penting. Dari instrumen sekaligus kelengkapan pileg dan pilpres seperti penetapan partai politik (parpol) peserta pemilu, penetapan calon anggota legislatif (caleg), penetapan daftar pemilih tetap (DPT), ambang batas persentase (suara) kepesertaan pemilu, persiapan dan pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) pada 9 April, persiapan dan pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) pada 9 Juli, hingga keputusan dan ketetapan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa pilpres 2014, dan nanti pelantikan anggota legislatif (DPR), DPD, MPR dan Presiden baru.

Salah satu yang cukup mendapat perhatian adalah sengketa pilpres yang ditetapkan MK, yang hasilnya tidak jauh berbeda dengan keputusan KPU. Dalam keputusannya yang disampaikan secara terbuka dan tranparan yang diliputi oleh berbagai media cetak dan elektronik lokal juga asing (21/8/2014) malam lalu, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menolak semua gugatan tim kuasa hukum Prabowo-Hatta. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: