Karena Anda Orang Kaya

imagesSAHABAT dahsyat! Anda memang luar biasa. Mengapa? Karena Anda termasuk orang yang mendapat kesempatan untuk membaca tulisan ini. Anda tentu saja senang dan gembira, sebab tulisan ini berbicara tentang Anda. Selain Anda, saya tentu saja lebih bangga dan gembira, sebab apa yang menjadi orientasi saya terwujud jua. Apa itu? Berbagi motivasi dan inspirasi dengan sesama, termasuk Anda kepada Anda. Semoga saya, Anda juga mereka di luar sana termotivasi dan terinspirasi.

Sahabat dahsyat! Siapapun Anda, bisa dipastikan memiliki impian atau cita-cita yang ingin dicapai. Iya, kan? Bagi saya, itu adalah bukti nyata bahwa Anda adalah manusia kaya. Karena dengan begitu, Anda bisa merasakan betapa kehidupan yang Anda lalui benar-benar diselimuti impian-impian. Minimal Anda kaya akan berbagai impian dan cita-cita.

“Kekayaan adalah kemampuan untuk merasakan dengan sungguh-sungguh kehidupan yang Anda jalani.”

(David Thoreau)

 

Ya, meskipun saat ini kondisi perekonomian sedang mengalami resesi dan menimpa seluruh bangsa di dunia, penting sekali diingat bahwa Anda sebetulnya memiliki kekayaan yang seringkali tidak Anda sadari. Anda memiliki kekayaan di luar kekayaan, benar-benar kekayaan.

Sahabat dahsyat! Kekayaan banyak ditafsirkan orang sebagai hal-hal yang berhubungan dengan materialisme atau kemewahan. Padahal definisi tersebut masih terlalu dangkal dan sempit. Karena itu perlu cara pandang lain yang menghalau definisi tersebut, sehingga Anda tidak merasa minder dengan apa yang Anda miliki saat ini. Sebab Anda sebetulnya orang kaya.

Sahabat dahsyat! Coba Anda renungkan daftar beberapa alasan berikut ini yang menunjukkan bahwa Anda sebetulnya adalah kaya.

Pertama, Anda tidak dalam perut kosong ketika tidur tadi malam. Betul, bukan? Ya, saya sangat percaya bahwa malam ini, hari ini, Anda masih bisa menikmati nasi sepiring untuk mengisi kekosongan perut Anda. Bahkan bisa jadi Anda bisa menikmati nasi beberapa piring untuk setiap harinya. Baik Anda sendiri maupun dengan keluarga Anda yang selalu menemani Anda.   

Sahabat dahsyat! Tahukah Anda bahwa 50% orang di muka bumi ini masih menderita kekurangan gizi? Bukan sekadar kekurangan gizi, bahkan mereka masih tak menemukan sesuap nasi untuk melanjutkan kehidupan. Tak sedikit di antara mereka yang mencari sisa makanan di tempat sampah umum untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Ada yang mencari sesuap nasi, sampah buangan seperti plastik, botol, piring pecah, kardus, kertas dan semacamnya. Semuanya untuk kebutuhan hidup mereka.

Bahkan tak sedikit yang melakukan hal-hal yang tak biasa seperti menjadi pengamen di angkutan kota, jalan raya, terminal, stasiun, perempatan jalan, lampuh merah  dan seterusnya. Jujur saja, saya pernah melakoni kehidupan semacam itu ketika hidup di Bandung beberapa tahun silam. Bukan saja menyedihkan, bagi saya pengalaman tersebut benar-benar penderitaan yang sulit saya lupakan hingga saat ini. Anda belum mengalami kondisi semacam itu, bukan? Saya do’akan Anda tidak akan pernah mengalaminya.

Kedua, Anda masih tidur di dalam rumah, bukan di alam terbuka. Ya, sampai detik ini Anda masih bisa tidur di tempat yang layak Anda singgahi. Bukan saja layak, bahkan tempat tersebut adalah milik Anda, hak milik Anda. Sehingga Anda pun tidak pernah sibuk berpindah-pindah tempat tidur karena tak punya rumah, misalnya. 

Sahabat dahsyat! Tahukah Anda bahwa 80% orang di muka bumi ini masih tinggal di rumah yang tidak memenuhi standar. Tak sedikit yang masih hidup dalam rumah kontrak. Bahkan masih ada yang tidak tinggal di rumah. Coba saja Anda datang ke kota-kota besar. Masih banyak yang tidur di bawa kolom jembatan, di trotoar jalan raya, di samping rel kreta api, di terminal angkutan kota, di jembatan jalan penyeberangan dan seterusnya. Mereka benar-benar hidup dalam kesusahan. Jangan kan rumah, gubuk pun mereka tak punya. (seperti syair lagu gitu nih)

Ketiga, Anda masih memiliki pilihan untuk menggunakan pakaian apa yang akan Anda pakai hari ini. Ya, sampai detik ini Anda masih memiliki pakian dan menggunakan pakaian yang layak pakai. Bahkan bisa jadi dalam setiap harinya Anda bisa mengganti pakian Anda 2 sampai 3 kali. Sehingga Anda pun begitu santai dalam menjalani kehidupan Anda. Lalu, bagaimana di luar sana?

Sahabat dahsyat! Percayalah, masih banyak orang di muka bumi ini, banyak orang menyebutnya sebagai tuna wisma, hidup di alam terbuka dan hanya memiliki sepasang atau paling banyak 2 pasang baju dan celana yang sudah lusuh untuk dipakai seumur hidup. Mereka melakoni kehidupan dengan bersusah payah, kedinginan di malam hari dan panas di siang hari. Ini tentu saja berbeda dengan kondisi Anda juga keluarga Anda.

Keempat, Anda masih memiliki cukup uang. Ya, saya sangat percaya bahwa di rumah Anda masih ada uang, atau di dompet Anda masih ada uang. Bahkan mungkin di rekening Anda masih terdapat sejumlah uang yang bisa Anda andalkan untuk kehidupan Anda beberapa bulan bahkan beberapa tahun ke depan.  Berapa pun jumlahnya, itu pertanda betapa Anda masih beruntung daripada mereka yang tidak memiliki apa-apa. Jangan permata, uang pun mereka tak punya. (syair lagu lagi nih)

Sekadar berbagi pengalaman, dulu saya sering mengalami kejadian seperti ini. Ketika saya menginginkan sesuatu, namun uang di dompet saya tidak mencukupi bahkan pernah beberapa kali kosong. Saya kesal sekali waktu itu. Namun akhirnya saya menyadari bahwa saya ternyata masih beruntung. Mengapa? Karena kalau saya melihat orang-orang di sekitar lingkungan saya, masih banyak yang isi di dompetnya hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan hari ini saja, sementara untuk keesokan harinya mereka belum tahu akan mendapatkannya dari mana. Sementara saya tidak setragis mereka. Dalam dompet saya masih tersisa uang untuk jatah hidup 2 sampai 3 hari ke depan. Saya pun merasa bahagia dengan kondisi yang saya alami, bersyukur atas semua yang saya alami dan apa yang saya miliki.

Kelima, Anda tidak hidup dalam ketakutan. Anda dapat membayangkan orang-orang yang hidupnya di tengah peperangan. Setiap hari mereka berpikir apakah mereka masih bisa menikmati hari esok atau tidak. Bukan saja bagaimana hidup nyaman yang mereka cari, bahkan ancaman hilangnya nyawa pun—karena pembunuhan, bom, perampokan—datang menghampiri setiap saat dalam kehidupan mereka. Bagaimana dengan Anda? Tentu saja tidak mengalami hal yang sama. Hingga kini Anda masih dapat hidup tenang dan menghirup udara segar kehidupan. Tidak sekadar aman tapi juga nyaman. Iya kan?

Keenam, Anda masih bisa mandi dan minum dari air yang bersih. Anda mungkin pernah melihat orang-orang yang mandi dan mencuci pakaian di pinggiran sungai yang sudah tidak jernih lagi, penuh dengan limbah. Mungkin Anda juga pernah membaca koran atau mendengar berita TV, bagaimana di daerah pedalaman, jika mereka ingin mendapatkan air bersih harus berjalan sampai berkilo-kilo jauhnya. Lalu, bagaimana dengan Anda? Tentu saja berbeda. Anda masih bisa mendapatkan air tanpa berjalan jauh sekian kilometer. Bahkan air yang Anda butuhkan sudah masuk dalam rumah Anda. Bukan saja jumlahnya yang melebihi kebutuhan Anda tapi juga kualitas airnya sangat mendukung kesehatan Anda terjaga.

Ketujuh, Anda masih bisa pergi ke dokter ketika Anda sakit. Tahukah Anda bahwa 1% orang di muka bumi ini sedang dalam keadaan sekarat atau hampir meninggal. Bahkan di beberapa penjuru dunia masih tidak tersentuh pusat-pusat kesehatan. Lalu, bagaimana dengan Anda? Tentu saja Anda lebih baik dari apa yang mereka alami. Rumah sakit, Puskesmas, Apotik dan semacamnya sangat dekat dengan rumah Anda. Tidak perlu berjalan kaki kiloan meter, Anda cukup naik angkutan umum beberapa menit saja, Anda pun sudah sampai di tempat (Rumah sakit, Puskesmas, Apotik dan semacamnya) yang Anda tuju.

Kedelapan, Anda masih bisa berakses ke internet. Dengan begitu, Anda memiliki peluang mencari berbagai informasi, termasuk membangun jaringan untuk memperkuat usaha atau bisnis Anda. Tahukah Anda bahwa kurang dari 1% orang di muka bumi ini yang memiliki komputer, apalagi menyentuh internet. Jadi, Anda termasuk yang beruntung. Kerja Anda sekarang adalah manfaatkan kemudahan semacam itu untuk menunjang kesuksesan Anda dalam berbagai hal, termasuk dalam membangun usaha atau bisnis Anda.

Kesembilan, Anda bisa membaca. Dengan modal ini, Anda mampu mendapatkan berbagai pola dan srategi jitu membangun usaha atau bisnis Anda, termasuk menghadirkan kekayaan yang lebih dahsyat dalam hidup Anda lebih dari yang Anda dapatkan selama ini.

“Ada tiga kekayaan yang sangat dahsyat yang Anda miliki, yaitu Hati, Akal dan Fisik. Ketiganya membuat Anda berbeda dengan makhluk lain.”

(Syamsudin Kadir)

Akhir-akhir ini, buku yang berisi pengalaman, motivasi dan strategi usaha atau bisnis para ahli dan mereka yang berpengalaman menjamur di mana-mana, bagai jamur di musim hujan. Anda bisa mendapatkannya di mana-mana juga. Di toko buku, di kampus, di perpustakaan, di emperan toko, di rumah teman dan seterusnya.

Tahukah Anda bahwa 70% orang di muka bumi ini belum dapat membaca. Jangan kan sarana semacam buku untuk dibaca, di antara mereka bahkan masih banyak yang tidak bisa membaca. Ya tidak bisa membaca. Bagaimana mungkin mereka mendapatkan banyak pengetahuan, kalau buku saja tidak punya, ditambah lagi keterbatasan mereka dalam hal membaca.

Lalu, bagaimana dengan Anda? Tentu saja Anda memiliki sarana yang memadai, bahkan dengan membeli buku ini berarti bisa dipastikan bahwa Anda bisa membaca dan memiliki kemampuan untuk menghadirkan sumber bacaan sebagai referensi Anda dalam membangun bisnis atau usaha Anda. Artinya Anda lebih baik dari mereka di luar sana, ya Anda termasuk orang kaya.

Tapi tahu kah Anda bagaimana kondisi mereka di luar sana? Jangan kan untuk membaca, bahkan tak sedikit yang hingga kini masih belum mengenal bentuk buku. Selain itu, tak sedikit juga yang belum bisa membaca huruf abjad. Mereka benar-benar jauh dari kondisi Anda yang luar biasa. Dengan demikian, Anda sangat berbakat menjadi orang kaya, bahkan Anda adalah orang kaya.

Sahabat dahsyat! Semua persentase di atas saya adaptasikan dari Survei Philip M. Hartner dari fakultas kedokteran Stanford University Amerika beberapa tahun silam. Walau kondisi tersebut pada setiap tahunnya berubah-ubah, tapi secara umum dapat dijadikan contoh betapa masih banyak orang yang tidak beruntung seperti apa yang Anda miliki atau apa yang Anda peroleh sekarang. Maka bersyukurlah atas semua kenyataan yang membersamai hidup Anda. Lebih lanjut, jadikan semua itu sebagai modal untuk meraih kekayaan Anda yang lebih besar.

Anda—dalam kesempatan lain, atau dalam catatan harian Anda—dapat menambahkan urutan ke 10, 11 dan seterusnya dari yang sudah saya sebutkan di atas. Yang pasti, inti dari semuanya ini adalah Anda bisa bersyukur dengan semua hal yang Anda miliki dan dapatkan hingga saat ini. Anda memiliki kehidupan yang jauh lebih baik dibandingkan dengan orang lain di sekitar Anda. Jadi, Anda adalah orang sukses dan kaya, asal Anda sadar dan paham bahwa Anda memiliki alasan-alasannya. [Oleh: Syamsudin Kadir—Direktur Penerbit Mitra Pemuda Cirebon-Jawa Barat, Motivator, Penulis dan Editor lepas. Cirebon, 27 Agustus 2013]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s