Arsip | Mei, 2013

Menginterpretasi Paradigma Gerakan KAMMI

29 Mei

1489_2563873153869_1929881120_nPada Kamis, 23 Mei 2013 lalu saya mendapat undangan dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung menjadi pemateri—lebih tepatnya sebagai pemantik diskusi—untuk materi “Tafsir Paradigma Gerakan KAMMI” pada acara Madrasah Klasikal (MK) 1 yang rutin diadakan setiap Kamis tersebut.

Mengamini kehendak pengurus KAMMI tersebut, akhirnya, seperti biasa, saya hadir dan mewajibkan diri untuk membuat tulisan sederhana. Tulisan berikut—dengan tanpa merubah judul tulisan—merupakan elaborasi saya atas catatan sederhana dan diskusi santai yang diadakan di masjid kampus UIN SGD (Ikomah) dan yang  dihadiri oleh sekitar 30 orang pengurus dan kader KAMMI UIN SGD Bandung tersebut. Selamat membaca! Baca lebih lanjut

Iklan

Membendung Laju Dewan Angkuh

23 Mei

anggota DPR tidurBeberapa waktu yang lalu berbagai media massa, dari elektornik hingga cetak, memberitakan peringatan kebangkitan nasional dan reformasi yang diperingati oleh berbagai elemen bangsa, dari institusi pemerintahan hingga swasta, termasuk elemen gerakan mahasiswa di berbagai penjuru nusantara.

Sebetulnya saya pribadi tidak begitu antusias dengan peringatan semisal. Penyebabnya sederhana, tenaga dan waktu PNS juga pejabat di berbagai lembaga negara juga berbagai OKP selama sekian tahun dihabiskan untuk melakukan acara seremonial semata. Sebab apa yang dihasilkan dari seremoni tersebut hanyalah kepalsuan belaka. Ia ditunaikan tanpa memberi efek apa-apa bagi publik, selain menambah beban publik. Baca lebih lanjut

72 Jam Menghimpun Buah Surga

10 Mei

IMG3934ABEBERAPA hari yang lalu saya baru kembali dari kampung halaman (Mabar) untuk bersilaturahim dengan keluarga besar sekaligus menjemput sang Bunda. Di samping itu, saya juga baru kembali dari Denpasar-Bali untuk silaturahim dan mengisi seminar kempemudaan, kemudian dari Universitas Samawa di Sumbawa NTB untuk silaturahim dan bedah buku saya yang tebalnya 364 halaman, Spirit to Your Success, yang baru diterbitkan beberapa bulan lalu.

Perjalanan sekaligus agenda melelahkan selama sekian waktu tersebut mengharuskan saya untuk banyak istirahat alias ‘mendendam’. Namun apa daya, niatan saya untuk ‘mendendam’ tak kuasa saya wujudkan. Mengapa demikian? Dengan sedikit ‘terpaksa’ adik saya, Siti Harmiyati (Harmi) ‘mendadak’ menginformasikan jika ia mesti mengikuti Muqobalah (tes penerimaan mahasiswa baru) di Ma’had Ar-Raayah yang bertempat di Sukabumi, Jawa Barat, pada Rabu, 8 Mei 2013. Baca lebih lanjut

%d blogger menyukai ini: