Awal 1434 H, Lebih dari sekadar Waw!

Kamis, 15 November 2012 yang bertepatan dengan tanggal 2 Muharram 1434 H kemarin adalah satu hari yang cukup membahagiakan bagi saya. Apa Sebab? Kaci tahu ga yaa? Oke, itu yang akan saya ceritakan kepada Anda semua dalam tulisan sederhana ini. Selamat membaca n mengambil manfaat!

**

Seperti biasa, setiap kali ada hari libur dari sekolah dan “kantoran”, saya dan istri (Mba Uum Heroyati) dengan ditemani anak kami, Azka Syakira, menyempatkan diri untuk jalan-jalan. Selain untuk menghilangkan kelelahan dari berbagai aktivitas yang kami lalui tiap harinya, kebiasaan jalan-jalan ini kami jadikan juga sebagai sarana mencari inspirasi dalam segala hal; seperti bisnis, kuliner, kepenulisan, traveling dan lain-lainnya. Pokoknya jalan-jalan yang tak sekadar jalan-jalan. Kudu bermanfaat dan positif begitulah…

Pada paginya, setelah shalat subuh, kami isi untuk berolahrga di depan rumah bersama beberapa tetangga sekitar rumah di kompleks tempat kami tinggal. Setelah itu, dilanjutkan dengan berjalan santai. Karena kelelahan, kami pun mengakhiri kegiatan ini. Ya seperti biasa mencari minuman. Alhamdulillah istri saya sangat “istimewa. Selain apik memasak dan mengurus rumah, ia juga begitu canggih membuat es buah campur. Seperti biasa, saya tak mau,,, ya tidak mau menyisahkan. Pokoe habisin… He he he.

Kini terik matahari semakin terasa. Kami pun memilih untuk “beres-beres” rumah. Dari pakian, tempat tidur, ruang makan, perpustakaan dan halaman rumah. Pokoknya serba bersih. Seperti biasa, anak kami (Azka Syakira) tak mau ketinggalan, ikut merapihkan buku-buku di lemari perpustakaan. Walau kadang “sebel”, saya sangat bangga melihatnya. Betapa semangat dan antusiasnya ia. Ditambah lagi dengan senyumnya yang lucu. Sepertinya Azka sangat paham jika saya (Ayahnya) dan istri (Bundanya) benar-benar ingin menjadikan rumah sebagai perpustakaan. Walau ia dukung dengan cara khas dan polosnya.

Ah sekarang semuanya kelelahan. Kami pun memilih istirahat sampai shalat zuhur tiba. Lagi-lagi di sini Azka selalu menjadi “biang”. Bagaimana tidak, semua buku diacak-acak, gelas minuman dilempar ke mana-mana, Bundanya dicubit segala, Ayahnya dijewer pula,,, Alama ikutin siapa sih? Azka, Ayah ga merasa tuh? Nyontoh ke Bunda di saat masih kecil ya Nak?

Ah pokoknya tahu sendiri bagaimana anak kecil bermain. Suka-suka dia. Kaya acara di salah satu TV Swasta itu. Suka-suka Nizam. Waduh,,, Azka memang lagi suka-sukanya bermain. Kadang yang membuat saya tertawa sendiri adalah kebiasaan unik Azka. Ia suka sekali memanggil orang yang lewat di depan rumah walaupun tak ia kenal. Tentu saja dengan panggilan khasnya; “Mbaaaaa, Aaaaa…” Sambil bilang “daaaa!”. Ah Azka, kamu memang anak kesayangan Ayah dan Bunda. Semoga menjadi hiasan terbaik di dunia maupun di akhirat ya Sayang!  

Oh sampai di mana tuh ceritanya? Oh iya, sekarang zuhur tiba. Kami pun menunaikan shalat zuhur. Setelah itu makan siang. Kali ini oke punya tuh makanannya. Biasa, masakan istri tercinta. Tahu aja selera suaminya. Tak diminta juga dibuatin. Ikan asin, daging goreng, sayur asam, teh manis hangat, buah mangga dan pisang, sambal khas Jawa dll-nya. Ah pokoknya berbahagialah jika sudah menikah. Tidak sekadar bisa bilang waw dan koprol,,, Semuanya juga bisa. Pokoe subhanallah!

Sekarang sudah jam 3-an (pukul 15.30 WIB), saatnya shalat ashar. Setelah itu, kami pun segera ke 2ND Cirebon Islamic Book Fair 2012. Tempatnya di Islamic Centre Cirebon. Acara ini diselenggarakan selama sepekan terhitung mulai Rabu, 14 November hingga Kamis, 22 November 2012 nanti. Kegiatan IBF sendiri baru terselenggara dua kali dengan yang sekarang. Pada IBF pertama beberapa bulan sebelumnya saya mendapat undangan menjadi pemateri bedah buku. Kebetulan buku yang dibedah adalah buku saya The Power Of Motivation. IBF kedua kali ini saya cukupkan diri menjadi pengunjung setia. Sebab buku baru saya masih dalam proses desain dan lay-out oleh tim kerasi. Semangat Pak Ikbal! Oh iya, selamat menanti sahabat semua. Tapi kudu beli yeh?!

Seperti biasa, sesampainya di ICC, kami langsung mencari “korban” kunjungan. Ya apalagi kalau bukan stand buku dan berbagai stand pakian, obat herbal dll-nya. Pokoknya asal berkunjung, walaupun hanya beli satu-dua buku seharga tak lebih dari duapuluh ribu. Yang penting jalan-jalannya. Lagian banyak kok inspirasi yang didapat, lebih dari sekadar buku, barang dagangan dll-nya.

Tapi ada yang lucu di sini. Masing-masing kami punya selera yang khas. Saya ke stand buku, istri ke stand jilbab dan pakian, sedangkan azka ke stand mainan anak-anak. Kalau saya dan istri mungkin tak perlu dijaga kali ya. Ya secara, sudah gede. Tapi kalau Azka mesti dijaga. Tapi ya,,, ini tapinya. Azka tak mau dijaga. Maunya kelayapan ke stand mainan anak-anak. K’bayang saja. Anak seumur 15 bulanan kelayapan tanpa orangtua atau teman. Nah, yang lebih tapi lagi adalah saya dan istri, sama-sama cuek aja lihatin Azka yang kaya begitu. Jalan masing-masing sesuai selera hati. Waduh,,, untung aja Azka itu sudah tahu siapa kedua orangtuanya. Tanpa dipanggil, setelah lelah bermain sekitar 15 menit di stand mainan anak-anak, Azka langsung datang ke stand buku tempat saya “melahap” berbagai judul buku. Tapi jangan kasih tahu tuh penjaga stand. He he he. Kenapa? Ya, saya hanya mencari judul, penulis dan harga bukunya. Setelah itu, mneyebarkan informasi ke teman-teman, baik lewat HP, FB dan seterusnya,,, bahwa di Cirebon lagi ada IBF alias pameran buku murah. Yang mau beli silahkan hubungi saya. Ya, semangatnya sih agar semua rumah yang ada di negeri ini memiliki perpustakaan buku. Salah satu cara untuk mewujudkan impian itu adalah mengajak sebanyaak-banyaknya orang untuk membeli buku. Nah, ini kan lagi ada IBF, bukunya pada murah tuh. Jadi nyambung deh. Saya pun menyampaikan kabar ke seluruh teman, baik yang di Sumtra, Kalimantaan, Sulawesi, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, Papua dan bahkan Malaysia untuk tidak melewatkan peluang ini. Kalau mereka tak sempat datang, saya siap membantu membelikan untuk mereka, asal setelah bukunya sampai tujuan, uang saya dan ongkos kirimnya dibalikin. Begitu. Paham?

 Eh sekarang sudah sore. Tiba saatnya kami pulang ke rumah. Sebab, besok (hari ini Juma’at) banyak kegiatan dan acara yang mesti diikuti. Istri ke sekolah (SDIT Sabilul Huda Kota Cirebon-Jawa Barat), saya ke Kota Bandung. Ya, sekarang kami sudah di rumah; menikmati rumah sebagai perpustakaan. Lebih dari itu, harapannya rumah juga “bernilai” surga. Meminjam istilah banyak kawan, baiti jannati, rumahku surgaku. Semoga saja begitu.

Ah banyak hal yang seharusnya saya ceritakan, namun saya mesti siap-siap ke Kota Bandung nanti setelah Juma’atan. Kebetulan panitianya juga sudah mengingatkan agar segera berangkat. Sebab menjelang akhir pekan biasanya jalan raya ke Bandung jalur Majalengka-Sumedang macet. Ya, malam ini (Juma’at, 16 November 2012 pukul 21.00 WIB) saya mendapat undangan menjadi pembicara pada acara Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa di salah satu kampus di Kota Bandung. Jadi, untuk cerita IBF saya cukupkan dulu. Semoga Sabtu sampai Kamis nanti saya bisa ke IBF lagi,,, dan tentunya bisa berbagi lagi kepada Anda semua. Oke. Salam semangat ya sahabat semua!  [Cirebon, Juma’at 16 November 2012/3 Muharram 1434 H—Syamsudin Kadir, Motivator, Penulis dan Editor lepas.]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s