“… mari belajar dari kekalahan dan kegagalan anak kecil. Tantanganlah kesalahan dan kegagalan dengan tekad dan semangat. Dengan begitu, Anda akan semakin paham bagaimana menjadi orang sukses dan menjadi pemenang.”
DALAM kehidupan ini selalu ada dua sisi yang berpasangan dan silih berganti. Ada menang dan kalah, ada sukses dan gagal, dan seterusnya. Hampir tak ada kehidupan yang tidak melalui sisi-sisi tersebut. Bahkan kehidupan ini semakin indah jika sisi-sisi tersebut hadir silih berganti. Sederhananya, tidak
ada orang yang mengalami kesuksesan jika tidak pernah mengalami kegagalan dan tidak pernah ada orang yang mengalami kemenangan jika tidak pernah mengalami kekalahan. Jika ingin sukses dan menang, maka bersiap-siaplah untuk gagal dan kalah.
“Dalam kehidupan ini, gagal dan kalah itu perlu. Dari kegagalan kita akan lebih paham bagaimana agar jangan gagal berulang-ulang, kemudian kita pun menjadi orang berhasil. Dari kekalahan kita akan lebih paham bagaimana agar jangan kalah berulang-ulang, kemudian kita pun menjadi pemenang.”
Orang yang takut gagal selalu menjadikan kegagalan awal sebagai penghambat dirinya untuk mencoba atau mengulangi upayanya dalam mendalami atau mengupayakan satu rencana besar dalam hidupnya. Sebaliknya, orang yang berani gagal selalu menjadikan kegagalan di awal sebagai pintu masuk bagi dirinya untuk mencoba kembali strategi yang pernah dicoba, atau mencoba sesuatu yang baru dari strategi yang pernah dia coba sebelumnya. Lanjutkan Membaca






